|
Pameran Tunggaleudi Mukar
Memotret Figur Manusi
Bali dengan Pastel di Atas Kertas
Jakarta, Sinar
Harapan
Tidak mudah memang mencari koneksitas antara nama Rudi Mukahar u
dan nama Dullah, figur seorang seniman besar pada masa Soekarno.
Walau tidak sempat berhubungan lama, nyatanya Rudi merupakan
salah satu anak didik yang ikut dalam v sanggar Pejeng—didirikan Dullah tahun 1973. Dan, tak dapat dipungkiri, kekhasan karya
Rudi pun makin kuat sejak dia bergabung dan menjadi bagian di
dalam sanggar itu.
|
lnbsp;
|
Rudi Mukahar memang bukan seorang seniman yang berdarah asli Bali.
Namun, sebagai orang berdarah Sunda, dia mengaku akan p selalu bisa
mendekatkan diri dengan wilayah geografisnya di mana pun. Apalagi
Bali, tempat yang telah lama dia diami dengan segala keindahannya.
Akhirnya Nude alam dan lingkungan Bali pun mempengaruhi karya-karya
seorang Rudi Mukahar. Lalu, lahirlah karya yang mencerminkan kondisi
masyarakat secara ”live”. Lukisan-lukisan yang tampak hidup itu pun
kini dipamerkan di Plaza Kebon Sirih Podium II suite P2 #05B, 8—23
Maret 2002.
Lelaki kelahiran Solo, 14 Juli 1971 itu, sebelum ke Bali juga pernah
mengecap dunia sebagai tukang lukis potret di Pasar Seni Ancol pada
tahun 1991. Puas melanglang buana dengan guratan realitas dari
model-model yang datang untuk minta dilukis, Rudi Mukahar pun
memutuskan untuk lebih menekuni dunia secara serius dan pindah ke
Pulau Bali.
Di sana, Rudi malah makin menemukan style-nya dan terus menggali
dalam keunikan-keunikan itu sebagai ciri khas seorang seniman.
Model-model yang ia buat adalah cerminan dari potret lingkungan,
mulai dari manusia Bali yang tampil dengan pakaian sederhana maupun
penari Bali yang lengkap dengan pakaian dan dekorasi.
”Karya saya sebenarnya tak terbatas pada Bali. Hanya, karena di Bali
saya hidup dan tinggal, makan dan minum di sini, saya bisa merasakan
dan menangkap lebih lengkap ketimbang tempat-tempat lain,” katanya
saat ditemui dalam acara pembukaan pameran tunggalnya, yang berjudul
”Evoking The Human Spirit” (Membangkitkan Jiwa Semangat
Kemanusiaan-red).
Rudi tidak mau menggambarkan suasana alam secara imajiner jika tidak
mendatangi dan menyaksikannya sendiri. Lukisan yang menggurat
realitas alam lain di luar Bali–ada dalam salah satu lukisan yang
dipamerkan–seperti lukisan Tasikmalaya, adalah karya yang lahir
karena tempat itu adalah daerah kelahirannya dan dia juga pernah ke
sana.
q Pameran Tunggal Rudi Mukahar Id Read Xml 2008 11 21 19452383 Berita Foto Saatnya Daging Kurban Kemasan Kaleng z o z z Gymnastic Gymnastic
k Pameran Tunggal Rudi Mukahar Id Read Xml 2008 11 21 19452383 Berita Foto Saatnya Daging Kurban Kemasan Kaleng h z m Nude Nude |