Musik adalah suatu alat yang tidak memiliki batasan batasan bagi umat manusia untuk menikmatinya ; ambil contoh ; ada orang yang bisa bahasan jerman namun zu viele Heute konnen nicht Deutch Sprechen ; tidak demikian dengan musik ; dengan multi modal stimulus yang dia miliki , maka musik begitu diterima oleh indera pendengaran kita ; maka ia merambah masuk melalui saraf pendengaran , diterima ,diartikan di otak , dan apabila musik itu bagus maka ia turut mempengaruhi suatu organ di otak yang bernama system limbic, dimana setelah perangsangan itu maka akan terlibatlah unsur emosi yang kita miliki sehingga akan mempengaruhi semua metabolisme otak kita ; kemudian ditemukan pula bahwa ternyata nada nada yang sangat baik bagi “makanan” otak kita adalah nada nada dengan frekuensi tinggi ; banyak orang yang berpendapat bahwa semua musik klasik adalah sama saja , entah itu Mozart, Beethoven, Bach, Chopin, atau “si raja Waltz” Strauss sekalipun ; dan ternyata mengapa Mozart seringkali dijadikan acuan , karena selain rentang nada yang sedemikian luas dari lagu lagu karyanya, ditambah lagi dengan tempo yang sedemikian dinamis ; ternyata hamper semua karya karya Mozart memiliki nada nada dengan frekuensi tinggi ; sehingga pada penelitian penelitian , seringkali didapatkan hasil bahwa musik dari Wolfgang Amadeus Mozart-lah yang paling optimal dalam meningkatkan fungsi otak kita ; selain itu baru hal “relative” terbaru yang didapat adalah bahwa selain musik Mozart ; ternyata musik dari lagu lagu Gregorian ( chant of Gregorian ) khususnya dari jaman rahib Dom Moquereau dan Dom Gajard sangat baik dalam mengisi “baterei otak” dan juga memiliki kualitas penyembuhan tertentu . Lagu lagu Gregorian , seperti kita ketahui tidak memiliki tempo, atau ketukan irama ; irama yang dibentuk ternyata terlahir dari irama irama fisiologis, seperti pernafasan dan detak jantung ; kidung Gregorian memberi energi dan kedamaian batin pada orang yang menyanyikan dan mendengarkannya ; ia juga menjaga tubuh dan pikiran manusia agar berada dalam kesadaran yang tenang ; dan dari hasil penelitian yang paling baru ; ternyata juga ditemukan bahwa bunyi ” Om…” suara bhiksu dan suara orang mengaji juga memiliki kualitas yang kurang lebih sama dengan chant of Gregorian .
Selain itu , seperti yang sudah kami bahas pada edisi Maret 2004 ; biasakanlah untuk memilih lagu lagu dengan tempo sekitar 60 ketukan permenit ; pada saat kita ingin tenang dan beristirahat , karena apabila terlalu cepat , maka secara tidak sadar ; stimulus yang masuk ke telinga kita akan membuat kita mengikuti irama irama tersebut, sehingga keadaan istirahat yang optimal tidak akan tercapai ., tapi sebelum kita menutup artikel ini ada satu data menarik , bahwa ternyata telinga kanan kita lebih efektif dari telinga kiri kita dalamhal kecepatan menyampaikan impuls ke otak.., jadi kedua telinga kita tentu saja sangat berharga ; tapi tidak ada salahnya bila membersihkan telinga , beri sedilit perhatian pada telinga kanan ..well , sekarang anda dapat memulai untuk memasukan unsure musik ( yang bergizi ) ke dalam hidup anda ; tidak ada larangan untuk mendengarkan Heavy Metal ( Hey.I live Poison and Napalm Death ) , tapi ibarat makanan ; bukankah kurang baik kalau setiap hari kita makan Junk Food atau makanan yang berkadar kolesterol tinggi ; so good luck and bis bald..Untuk bulan depan ; kita akan membahas suatu organ yang sangat vital apabila anda sedang horny…..atau hanya turn on….., anda akan membutuhkannya pada saat ereksi atau ejakulasi …bahkan tanpa organ ini , andaikata gadis paling cantik dilingkungan anda tiba tiba nude didepan anda , maka anda tidak akan bisa ereksi apalagi ejakulasi ..begitu juga untuk rekan rekan yang wanita , organ ini sama pentingnya untuk anda …..Richtig ……bulan depan kita bicara tentang Otak dan Seks ….., karena apabila kita ingin melakukan hubungan seksual , maka organ yang pertama kali kita rangsang adalah……….OTAK kita , …Auf Wiedersehen…..
Source : dr. Tommy Laksmana (Consultant of Power brain Indonesia)
Astrid - Jadikan Aku Yang Kedua
jika dia cintaimu
melebihi cintaku padamu
aku pasti rela untuk melepasmu
walau ku tau ku kan terluka
jikalau semua berbeda kau
bukanlah orang yang kupuja
tetapi hatiku telah memilihmu
walau kau tak mungkin tinggalkannya
reff:
jadikan aku yang kedua
buatlah diriku bahagia
walau pun kau takkan pernah
kumiliki selamanya
kembali ke awal, reff